watualang.desa.id – Perpustakaan Cemerlang Desa Watualang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat, tidak hanya melalui buku, tetapi juga dengan keterampilan praktis. Pada Sabtu (8/11/2025), perpustakaan yang dikenal sebagai pusat ilmu dan kreativitas ini sukses menyelenggarakan pelatihan hand craft pembuatan bunga dan gantungan kunci dari kawat bulu.
Pelatihan yang dihadiri oleh 30 peserta dari berbagai kalangan ini berlangsung meriah dan penuh semangat. Tujuan dari acara ini adalah untuk mengasah kreativitas, melatih ketelitian, serta memberikan bekal keterampilan yang dapat memiliki nilai ekonomis.
Anjar, seorang pengrajin hand craft sekaligus owner Pinkky Craft berpengalaman yang didapuk sebagai pemateri, dengan sabar membimbing para peserta langkah demi langkah. Dari memilih warna kawat bulu, membentuknya menjadi kelopak bunga yang indah, hingga merangkainya menjadi bunga utuh atau gantungan kunci yang unik.
"Alhamdulillah, antusiasme peserta sangat tinggi. Materi yang kami bawakan sengaja kami pilih karena bahannya mudah didapat dan proses pembuatannya bisa dipelajari oleh siapa saja, dari remaja hingga ibu-ibu. Hasilnya pun cantik dan bisa untuk dijual," ujar Anjar usai acara.
Para peserta terlihat sangat antusias dan serius mengikuti setiap instruksi. Suasana ruangan perpustakaan pun menjadi hidup dengan warna-warni kawat bulu dan celoteh riang para peserta yang saling membantu.
"Sangat menyenangkan dan bermanfaat. Saya tidak menyangka bisa membuat bunga yang cantik hanya dari kawat ini. Ilmu ini bisa saya gunakan untuk membuat hiasan rumah atau bahkan dijual online," ujar Widhi, salah satu peserta dengan wajah berbinar.
Kepala Perpustakaan Cemerlang, Hanifah Hikmawati, menyampaikan bahwa acara ini adalah bagian dari program pemberdayaan masyarakat.
"Perpustakaan tidak hanya tentang meminjam buku. Kami ingin menjadi wadah untuk mengembangkan potensi dan kreativitas warga. Melihat hasil karya peserta hari ini, kami sangat bersyukur dan berencana akan mengadakan pelatihan-pelatihan serupa dengan tema yang berbeda di masa mendatang," tuturnya.
Dengan ditutupnya acara pelatihan ini, diharapkan semangat berkarya dan berwirausaha masyarakat Desa Watualang akan semakin tumbuh. Karya-karya hand craft yang dihasilkan tidak hanya menjadi pajangan, tetapi juga menjadi bukti bahwa dari perpustakaan desa, lahir bibit-bibit kreator andal.